Mural Indonesia


Seni Mural, Dialog Ruang Kota dan Masyarakat


Mural Indonesia telah mampu menciptakan identitasnya sendiri. Terbukti dengan kian beragamnya gaya mural yang sekarang dikembangkan di kota-kota besar. Bahkan, seni mural yang sering dijumpai sebenarnya mencerminkan proses dialog antara ruang kota dengan masyarakat. Faktor itulah yang membuat seni mural menjadi sangat kuat posisinya dalam perspektif sosial kemasyarakatan. Apalagi dengan muatan-muatan yang terkandung dalam ekspresi mural dan selalu melontarkan pernyataan dan pertanyaan kritis ke pada kita. Bagaimana tata ruang kota yang sebenarnya di Indonesia?

Melawan Sampah Visual


Masalah tata ruang kota telah menjadi kajian akademik yang berkembang hingga saat ini. Pada dasarnya, kajian tata ruang kota mengkritik pembangunan yang cenderung mengabaikan faktor kenyamanan para penghunginya. Bahkan masalah tersebut kian buruk akibat bertambahnya sampah visual yang terwujud dalam papan-papan iklan dalam ukuran besar.

Perkembangan Ke Depan


Perkembangan awal seni mural di Indonesia menjadi satu tolok ukur dari kecemasan dan kegeraman masyarakat terhadap konsep modernisasi yang tidak mempertimbangkan faktor tata ruang kota. Seni visual menjadi jawaban yang merespons kegelisahan tersebut. Bahkan, perkembangan seni mural mampu menciptakan kemenangannya sendiri ketika berhasil menggeser perilaku vandalis anak-anak muda yang sebelumnya hanya mencorat-coret bangunan secara sembarangan. Kini, seni mural sedang mengembangkan diri untuk mengimbangi dominasi papan komersial di setiap kota di Indonesia. Namun, bisa juga dipastikan bahwa identitas seni mural di Indonesia akan terus berkembang pada beberapa tahun ke depan.


Back To Top